PAUDNGESTI : Tidak semua anak bisa gampang beradaptasi. Ada orang tua yang justru takut melepas anaknya “sekolah” karena khawatir anaknya terjatuh kala bermain, diganggu temannya yang nakal atau membayangkan jangan-jangan anaknya nanti kurang diperhatikan gurunya. Hal ini yang menyebabkan anak kurang mandiri, ingin selalu dekat dengan orangtuanya karena takut beraktivitas tanpa ditemani orangtua sehingga segala sesuatu harus dibimbing orangtua.
Bimbingan dari orangtua memang sangat penting dalam pembentukan karakter dan sikap anak sebagai bekal anak untuk beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya, tetapi perhatian yang terlalu mengekang anak untuk harus melakukan sesuatu seperti yang orangtua inginkan misalnya: jangan dekat-dekat sama temanmu yang nakal nanti jadi ikutan nakal dek! ini justru mengakibatkan anak terlalu memilih teman dengan manjauhi teman yang dianggapnya nakal. tentunya anak menjadi kurang fleksibel dan cengeng bukan? bukankah kita sebagai orang tua berharap anak tumbuh menjadi anak yang mandiri?
Cara Mengatasi:
Orang tua tetap perlu mengantar anak ke “sekolah” karena ini menyangkut soal pembiasaan. Kalaupun di hari-hari berikutnya ada sekolah-sekolah yang bersikap tegas hanya membolehkan orang tua menunggu di luar, sampaikan informasi ini pada anak. Guru pun harus bisa menarik perhatian anak agar tidak terfokus pada ketiadaan pendampingan orang tuanya dengan bermain. Di saat asyik bermain dengan teman-temannya niscaya ia akan lupa.
trims deh buat infonya.
artikel ilmiah